Se-Detik.Com
| -
Pasang Iklan Murah

Tokoh

Pro Kontra

Eyang Subur Calonkan Diri Sebagai Presiden 2014

"Eyang Subur akan muncul saat deklarasi dirinya sebagai capres," kata Ramdan Alamsyah, pengacara Eyang Subur. Bila setuju, pilih Pro!

Pro!
Kontra!
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

Biksu Myanmar Diminta Hentikan Khotbah Kebencian Terhadap Muslim

NTB-News.Com - YANGON : Pemerintah Myanmar meminta agar kelompok biksu menghentikan pidato bernada kebencian. Pemerintah meminta tersebut pada Senin (29/4).

Dalam laporan Reuters, khotbah bernada kebencian memang seringkali dialamatkan kepada Muslim di Myanmar. Bahkan, para biksu mengusung gerakan 969 sebagai simbol pembersihan kepada kelompok Muslim.

Selain itu, lembaga HAM internasional Human Right Watch  dengan detil melaporkan peran otoritas, termasuk biksu, politisi lokal, dan pejabat pemerintah juga pasukan keamanan untuk melakukan pembersihan etnis dengan terorganisir terhadap Muslim Rohingya.

Oleh karena itu, pemerintah juga meminta agar status kewarganegaraan semua Muslim Rohingya dipulihkan. Seperti dikutip aljazeera, banyak warga Rohingya yang tidak berkewarganegaraan meski sudah tinggal di Myanmar selama beberapa generasi.  Rohingya bahkan tidak dimasukkan ke dalam 135 suku yang didominasi oleh kaum Buddha.

(http://www.republika.co.id/berita/internasional/asean/13/04/30/mm1i4u-biksu-myanmar-diminta-hentikan-khotbah-kebencian-terhadap-muslim)

Serpihan Pesawat Yang Menabrak Gedung WTC Amerika Ditemukan

NTB-News.Com - Juru bicara Kepolisian Kota New York, Amerika Serikat, Paul Browne kemarin mengatakan serpihan bagian salah satu pesawat Boeing yang menabrak gedung World Trade Center (WTC) pada peristiwa 11 September 2001 ditemukan di antara sebuah gedung apartemen dan masjid New York .

Browne menyebutkan serpihan bagian pesawat itu ditemukan oleh seorang pekerja yang sedang bekerja membangun masjid New York di lokasi bekas gedung itu, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya Jumat (26/4).

Polisi menyatakan tim penguji medis akan memeriksa dan mengevaluasi lokasi itu untuk menentukan adanya kemungkinan jenazah korban yang masih tertinggal.

Seorang petugas kepolisian dari Departemen Penerbangan Amerika menyatakan serpihan dengan nomor identifikasi Boeing itu benar merupakan bagian dari salah satu pesawat yang menabrak gedung WTC.

Komisaris Polisi New York Raymond Kelly mengatakan serpihan pesawat itu berupa logam sepanjang kurang lebih 1,2 meter dan lebar 45 sentimeter dengan kabel menempel di bagian benda itu.

"Tentu temuan ini kembali mengingatkan tragedi menyedihkan bagi siapa saja yang menjadi korban dan terlibat dalam kejadian itu," kata Kelly.

Dua pesawat yang dibajak sebelas tahun lalu menabrak gedung WTC dan menewaskan ribuan orang dan menjadi tragedi terburuk dalam sejarah Amerika di awal abad ke-21.

(http://www.merdeka.com/dunia/serpihan-pesawat-yang-menabrak-gedung-wtc-amerika-ditemukan.html)

Korut Bersiap Gelar Latihan Militer Akbar

NTB-News.Com - SEOUL : Korea Utara (Korut) bersiap-siap menggelar latihan militer besar-besaran.
Dalam sebuah laporan intelijen terbaru, Minggu (28/4/2013), persiapan tengah dilangsungan di dekat Pelabuhan Nampo, di wilayah Barat Korut. Latihan militer gabungan akan melibatkan unit artileri dan pesawat tempur.

"Tampaknya latihan dalam skala besar akan dilangsungkan," ujar seorang pejabat di Pemerintah korsel, yang menolak disebutkan namanya, seperti dikutip Tribunnews.com dari Asiaone.com.
Pemerintah Korsel menyuarakan kekhawatirannya terhadap rencana latihan militer Korut, karena rentan akan tindakan provokatif.

Diperkirakan, tensi di Semenanjung Korea akan memuncak dalam latihan militer tersebut, di mana Korsel bersama sekutunya AS dan Jepang, bersiaga akan kemungkinan peluncuran rudal Korut.

Negara komunis diketahui sudah menyiagakan beberapa rudal jarak menengah, di wilayah timur negara mereka.
  
(http://www.tribunnews.com/2013/04/28/korut-bersiap-gelar-latihan-militer-akbar)

Hacker Bobol Situs LivingSocial, 50 Juta Akun Terusik

NTB-News.Com - Amerika Serikat : Salah satu situs yang paling disering kunjungi para pemburu diskon, LivingSocial, mengaku telah disusupi hacker. Sedikitnya ada 50 juta data anggota yang berhasil diintip oleh peretas tersebut.

LivingSocial memang merupakan salah satu situs pemburu diskon yang cukup populer dengan total anggota mencapai lebih dari 70 juta di seluruh dunia. Di Indonesia, situs ini mencoba berekspansi dengan mencaplok layanan lokal bernama Deal Keren pada pertengahan 2011 lalu, yang kini namanya menjadi LivingSocial Indonesia.

Pagi ini situs LivingSocial.com mengeluarkan pengumuman yang mengejutkan, mereka mengakui telah menjadi korban serangan cyber dan meminta para anggota situs tersebut untuk segera mengganti password.

Menurut situs Forbes hacker yang masuk ke dalam sistem LivingSocial memang tidak mendapatkan data finansial anggota mereka, namun si peretas sudah mengantongi nama, alamat email, dan data kelahiran. Tentunya data ini sudah cukup untuk melakukan aksi penipuan lainnya.

Tidak diketahui data anggota dari negera mana yang berhasil dibobol peretas. Namun ketika dikunjungi detikINET, Sabtu (27/4/2013) sekitar pukul 10.00 WIB, situs LivingSocial Indonesia tidak memberikan notifikasi serupa dengan situs induknya yang berada di Washington DC, Amerika Serikat.

(http://inet.detik.com/read/2013/04/27/095353/2231888/323/hacker-bobol-situs-livingsocial-50-juta-akun-terusik?i991101105)

Agen Mossad Gantung Diri, Israel Sempat Bungkam


NTB-News.Com - Jerussalem : Departemen Kehakiman Israel, Kamis 25 April 2013 mengatakan, pihaknya tidak akan mengajukan dakwaan atas kasus bunuh diri mata-mata Mossad Ben Zygier di penjara. Meskipun ditemukan ada serangkaian salah langkah oleh pejabat penjara pada hari kematian Zygier tahun 2010.

Ben Zygier, 34 tahun, dikabarkan menerima "berita menyedihkan" dari istrinya hanya beberapa jam sebelum gantung diri. Namun kepala penjara yang bertanggung jawab untuk memonitor video pengawasan dari sel isolasinya berada jauh dari layar dan ketinggalan saat-saat menjelang kematiannya.

Kasus bunuh diri Zygier ini sempat dirahasiakan Israel sampai Februari 2013 ketika sebuah televisi Australia memuat berita soal itu, yang kemudian menjadi hiruk pikuk di media. Selain soal kematian, yang jadi pembicaraan adalah apa penyebabnya ditahan dan  tindakannya untuk mengakhiri hidupnya.

Sebuah laporan terkait kematian mata-mata itu, yang diterbitkan pada hari Kamis 25 April 2013 menyebutkan, petugas penjara tak memenuhi instruksi khusus terkait supervisi terhadap Zygier. Meski ia tidak dianggap berisiko tinggi melakukan bunuh diri, tapi sebelumnya ada upaya untuk melakukan upaya seperti itu.

Namun, Jaksa Agung Israel mengatakan "bukti tidak cukup untuk membuktikan ... bahwa petugas penjara, atau orang lain, lalai yang menyebabkan kematian almarhum".

Tanpa secara eksplisit menyebut nama Zygier, Israel dalam laporan itu menegaskan pada tahun 2010 bahwa ia ditahan untuk mencegah kerusakan serius terhadap kepentingan nasional. Tuduhan terhadap dirinya masih tetap rahasia.

Koran Australia Fairfax dan majalah di Jerman Der Spiegel mengatakan bulan lalu bahwa Zygier adalah mata-mata untuk badan intelijen Mossad. Ia dikabarkan memberikan informasi tentang Ziad al-Homsi dan Mustafa Ali Awadeh, informan Israel di Libanon kepada Hizbullah. Dua orang itu akhirnya ditangkap dan dipenjarakan di Libanon.

(http://www.tempo.co/read/news/2013/04/26/115475977/Agen-Mossad-Gantung-Diri-Israel-Sempat-Bungkam)

Pengaruh Misterius Pelaku Bom Boston

NTB-News.Com - WASHINGTON : Beberapa tahun sebelum insiden ledakan bom lomba lari maraton Boston, Tamerlan Tsarnaev jatuh ke dalam pengaruh linkungan baru. Kini, pengaruh misterius yang mendorong Tsarnaev untuk melakukan pengeboman itu masih terus diselidiki.

Paman dari Tamerlan Tsarnaev, Ruslan Tsarni menceritakan ada sesosok pria yang mengubah pria berusia 26 tahun itu menjadi pria yang lebih radikal. Setelah mengikuti ajaran pria tersebut, Tsarnaev berhenti dari dunia tinju dan mulai tidak menyukai pelajaran musik lagi.

"Entah bagaimana, dia seperti masuk ke dalam otaknya (Tamerlan)," ujar Tsarni, seperti dikutip Associated Press, Rabu (24/4/2013).

Namun Tsarni hanya tahu sosok yang mempengaruhi keponakannya tersebut dikenal oleh keluarga Tsarnaev dengan sebutan Misha. Tsarni pun menceritakan bagaimana ayah dari Tamerlan Tsarnaev merasa khawatir dengan pengaruh Misha terhadap putranya.

Berdasarkan dengan pengakuan yang diberikan oleh adik Tamerlan, Dzhokhar Tsarnaev yang saat ini masih dirawat di rumah sakit, mereka melakukan pengeboman tersebut karena termotivasi oleh pandangan agamanya. Mereka mengaku tidak terkait dengan kelompok teroris apapun.

Tetapi siapa nama Misha yang belakangan muncul dan diperkirakan mempengaruhi Tamerlan Tsarnaev. Menurut mantan adik ipar Tamerlan, yakni Elmirza Khozhugov mengatakan, dirinya sempat dekat dengan mantan kakak iparnya itu.

Menurut Khozhugov, Tamerlan bertemu dengan Misha sekira tahun 2008 atau 2009. Sosok Misha digambarkannya sebagai pria yang jauh lebih tua dengan kepala botak dan berjanggut lebat berwarna merah. Khozhugov tidak mengetahui di mana Tamerlan bertemu dengannya, tetapi diperkirakan mereka bertemu di masjid sekitar Boston.

Khozhugov menambahkan, Misha adalah warga keturunan Armena yang menjadi mualaf dan langsung memberikan pengaruh kepada Tamerlan. Bahkan, Tamerlan dan Misha kerap berbicara berjam-jam mengenai agama yang mereka anut.

Sosok Misha ini diperkirakan bisa membuka tabir siapa pengaruh sebenarnya dari Tamerlan dan Dzhokhar Tsarnaev untuk melakukan pengeboman di Boston, yang telah menewakan tiga orang dan melukai sekira 183 lainnya.

(http://international.okezone.com/read/2013/04/24/414/796585/pengaruh-misterius-pelaku-bom-boston)

Dua Pendeta diculik di Aleppo

NTB-News.Com - Kelompok militan di kawasan yang dikuasai kelompok perlawanan di Suriah utara menculik dua orang pendeta yang sedang dalam perjalanan ke Aleppo.

Penculikan atas kedua pendeta yang melakukan perjalanan dari perbatasan Turki itu dilaporkan oleh media pemerintah dan dikukuhkan oleh seorang pemimpin kelompok pemberontak.
Keduanya adalah Uskup Yohanna Ibrahim yang menjabat pimpinan Gereja Ortodoks Klik Suriah di Aleppo dan Uskup Boulos Yaziji yang memimpin Gereja Ortodoks Suriah.
Namun masih belum jelas kelompok yang menculik mereka.

"Semua kemungkinan masih terbuka," tutur Abdulahad Steifo dari kelompok perlawanan Koalisi Nasional Suriah.

Dia mengatakan penculikan terjadi ketika keduanya sedang dalam perjalanan dari kawasan perbatasan Bab al-Hawa, yang dekat dengan kota Reyhanli di Turki, menuju Aleppo.

Stasiun TV negara melaporkan 'kelompok teroris bersenjata' yang menculik kedua pendeta yang sedang melaksanakan 'tugas kemanusiaan' di kawasan pedesaan Aleppo.

Masa sulit Aleppo
 
Seorang penduduk Aleppo yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa penculik menembak mati supir yang membawa kedua pendeta.

Yohanna Ibrahim dan Boulos Yaziji merupakan pendeta paling senior yang sejauh ini terkena dampak langsung perang Suriah.

Bulan September Uskup Ibrahim mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa ratusan keluarga Kristen mengungsi dari Aleppo akibat pertarungan antara pasukan pemerintah dan kelompok pemberontak di kota itu.

"Dalam sejarah modern, Aleppo tidak pernah mengalami masa-masa sulit dan seperti ini."

"Umat Kristen diserang dan diculik dengan cara yang dahsyat dan keluarga mereka harus membayar uang dalam jumlah besar untuk pembebasan," tambahnya.

Warga Kristen di Suriah mencapai sekitar 10% dari total jumlah penduduk yang mayoritas merupakan umat Islam Sunni. Perkiraan angka itu sebelum terjadi perlawanan atas Presiden Bashar al-Assad dua tahun lalu.

PBB memperkirakan lebih dari 60.000 orang tewas akibat konflik bersenjata di Suriah dan lebih dari satu juta orang mengungsi ke negara-negara tetangga.

(http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/04/130423_suriah_penculikan.shtml)

Pelaku Bom Boston Tembak Tenggorokannya Sendiri

NTB-News.Com - BOSTON : Pelaku bom maraton Boston, Dzokhar Tsarnaev, dikabarkan menembak tenggorokannya sendiri saat berseteru dengna polisi. Pada saat itu, Tsarnaev sudah sadar bahwa dirinya terpojok dan nekad bunuh diri untuk mengakhiri baku tembak itu.

Biro Penyelidik Federal (FBI) mengajukan pertanyaan kepada pria berusia 19 tahun yang kini terbaring di rumah sakit. Tsarnaev pun menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan FBI dengan tulisannya.

Sumber dari tim penyelidik mengklaim, pemuda itu memasukkan laras pistolnya ke mulut karena sudah putus asa dalam pertempurannya dengan polisi. Tsarnaev juga berniat menghindari vonis mati dari pengadilan. Demikian, seperti diberitkaan The Mirror, Senin (22/4/2013).

Peluru itu pun melesat menembus tenggorokan, merusak sum-sum tulang belakangnya, dan muncul di belakang lehernya. Pada saat itu, kepolisian kerap menggunakan granat bius untuk menghadapi pria keturunan Kyrgyzstan itu.

Drama penembakan pun terus berlangsung, Tsarnaev bersembunyi di sebuah kapal yang diparkir di halaman rumah. Terlihat pula darah di kapal tersebut.

Sejauh ini, kepolisian belum mengkonfirmasi apakah luka tenggorokan Tsarnaev merupakan aksi bunuh diri, atau memang kecelakaan dari baku tembak itu. Orangtua Tsarnaev, Zubeidat dan Anzor juga terpaksa terbang ke AS untuk melihat putranya.

Zubeidat selaku ibunda Tsarnaev mengaku cukup khawatir bila putranya dijatuhi hukuman mati. Negara Bagian Massachusetts memang sudah menghapuskan hukuman mati pada 1982, namun Pengadilan Federal memiliki wewenang yang kuat untuk menjatuhkan hukuman mati pada siapapun.

(http://international.okezone.com/read/2013/04/22/414/795777/pelaku-bom-boston-tembak-tenggorokannya-sendiri)

Pelaku Bom Boston Sadar dan Merespons Interogasi

NTB-News.Com - BOSTON : Pelaku bom Boston, Dzhokhar Tsarnaev dikabarkan sudah mulai sadar setelah menjalani operasi atas luka-luka yang dideritanya. Tsarnaev dilaporkan merespons interogasi dengan pihak berwenang dan menjawab pertanyaan dengan tulisan.

Pemuda berusia 19 tahun itu saat ini sudah sadar dan mulai menuliskan jawaban yang ditanyakannya kepada oleh petugas berwenang setempat. Sebelumnya Tsarnaev dikabarkan tidak bisa berbicara karena menderita luka tembak pada bagian lehernya.

"Pelaku pengeboman lomba lari maraton Boston itu saat ini mampu merespons pertanyaan sporadis yang diajukan oleh polisi," menurut laporan Yahoo! News, Senin (22/4/2013).

Saat ini Tsarnaev masih dirawat di unit perawatan intensif Rumah Sakit Beth Israel Deaconess. Penjagaan ketat juga tampak di sekitar rumah sakit tersebut.

Luka yang diderita Dzhokhar Tsarnaev dinyatakan cukup parah karena dirinya menderita luka tembak di mulut yang tembus hingga ke bagian belakang lehernya.

Sementara pihak berwenang tidak mengeluarkan apa pertanyaan yang telah dijawab oleh Tsarnaev. Apapun informasi yang keluar darinya, dipastikan bisa membuka tabir peristiwa pengeboman yang menewaskan tiga orang dan melukai sekira 183 warga lainnya pada Senin 15 April lalu.

(http://international.okezone.com/read/2013/04/22/414/795255/pelaku-bom-boston-sadar-dan-merespons-interogasi)

Dua Ribu Tentara Diturunkan Bantu Korban Gempa China

SICHUAN - Lebih dari 2.000 tentara dimobilisasi dan dikirim ke daerah bencana setelah gempa mematikan yang mengguncang provinsi Sichuan, China.

Perdana Menteri China Li Keqiang langsung terbang ke provinsi Sichuan dan melihat lokasi gempa, di mana di daerah ini merupakan rumah bagi sekira 1,5 juta orang.

"Saat ini masalah yang paling mendesak adalah memebantu sebisa mungkin 24 jam pertama sejak terjadinya gempa, waktu yang tepat untuk menyelamatkan nyawa," katanya, seperti dilansir dari Metro, Sabtu (20/4/2013).

Diketahui, daerah ini terletak dekat dengan lokasi gempa dahsyat pada 2008 yang meninggalkan ribuan orang tewas atau hilang serta diduga tewas. Puluhan orang telah tewas dan ratusan orang terluka setelah gempa kuat mengguncang provinsi Sichuan, China.

Setidaknya 56 orang dipastikan tewas dan lebih dari 600 luka-luka. Jumlah korban pun diperkirakan masih terus meningkat. Serta upaya penyelamatan terus berlanjut.

(http://international.okezone.com/read/2013/04/20/413/794907/2-000-tentara-diturunkan-bantu-korban-gempa-china)

Tersangka Kedua Bom Boston Tertangkap

NTB-News.Com - BOSTON : Tersangka kedua dari pelaku bom Boston, Dzhokhar Tsarnaev dikabarkan tertangkap. Pemuda berusia 19 tahun itu sebelumnya terkepung oleh polisi.

Pengumuman tertangkapnya tsarnaev diutarakan oleh Kepolisian Boston melalui akun twitter mereka.

"Tersangka berhasil ditangkap. Petugas terus menyisir lokasi. Bersiap untuk informasi lanjut," tulis Kepolisian Boston dalam akun twitternya, seperti dikutip Reuters, Sabtu (20/4/2013).

Untuk sementara pihak kepolisian terus menyusur lokasi ditangkapnya pria keturunan Chechnya itu. Sebelumnya ada kabar menyebutkan bahwa Tsarnaev memiliki bahan peledak pada tubuhnya.

Bersama dengan kakaknya, Tamerlan Tsarnaev, Dzhokhar melakukan pengeboman di lomba lari maraton Boston Senin 15 April lalu. Pengeboman itu menewaskan 3 orang dan melukai 183 lainnya.

Tamerlan sebelumnya berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian, namun akhirnya tewas akibat luka-luka yang dideritanya usai terlibat baku tembak dengan kepolisian di kota Watertown. Sementara Dzokhar berhasil kabur dari sergapan sebelum akhirnya tertangkap oleh polisi Jumat malam 19 April waktu AS atau pagi hari waktu Indonesia.

(http://international.okezone.com/read/2013/04/20/414/794689/tersangka-kedua-bom-boston-tertangkap)

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Menghilang

NTB-News.Com - Seoul : Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dikabarkan tidak muncul ke publik selama 2 minggu belakangan. Sejumlah spekulasi pun muncul di tengah ketegangan di Semenanjung Korea belakangan ini.

Laman berita Yonhap, Minggu (14/4/2013), memberitakan ketidakmunculan Jong-un ini tidak biasa. Sebab, Jong-un menghilang saat tensi Semenanjung Korea sedang tinggi-tingginya, di tengah spekulasi peluncuran rudal jarak menengahnya.

Jong-un terakhir kali terlihat ke publik pada 1 April yang lalu, ketika memimpin sebuah sidang tahunan parlemen.

Ada rumor yang menyebut telah terjadi kudeta terhadap putra Kim Jong-il ini. Namun, pejabat intelijen Korea Selatan (Korsel) menyebut spekulasi itu sebagai berita tak akurat. Tidak ada laporan gerakan-gerakan mencurigakan di lingkungan Jong-un.

Ada pula laporan yang menyebut Jong-un sengaja tidak muncul ke publik sebagai bagian dari perang psikologi yang bisa menarik perhatian Korsel dan Amerika Serikat. Keberadaan Jong-un menjadi teka-teki, misterius.

Tensi di Semenanjung Korea memanas sejak Desember 2012, sejak Korut melakukan uji coba Rudal Taepodong 2. Semenanjung Korea semakin tegang dengan uji coba nuklir yang dilakukan Korut pada Februari 2013.

Dunia internasional di bawah komando AS menerapkan berbagai sanksi. Korsel dan AS pun menggelar latihan militer. Namun, Korut menjawabnya dengan ancaman akan meluncurkan rudal-rudalnya ke AS dan Korsel.

(http://news.liputan6.com/read/561276/semenanjung-korea-memanas-pemimpin-korut-kim-jong-un-menghilang)

Cina diminta 'menahan' Korea Utara

NTB-News.Com - AS mengatakan mendesak Cina untuk melakukan segala cara untuk menahan tindakan-tindakan Korea Utara yang bisa "mengganggu stabilitas."

Sejumlah pejabat AS anggota rombongan Menteri Luar Negeri John Kerry mengatakan Washington ingin Beijing mengangkat "aspek darurat" dalam pembicaraan dengan Pyongyang.
Korea Utara telah meningkatkan ketegangan di kawasan itu, mengancam serangan nuklir terhadap Korea Selatan dan AS.

Sementara itu Pentagon menyangkal laporan yang mengatakan bahwa Pyongyang dapat memasang kepala rudal nuklir di peluru kendalinya.

Sebelumnya, anggota Kongres AS membocorkan rincian studi Badan Intelijen Pertahanan yang, menurut dia, dianalisa dengan "keyakinan tinggi" bahwa Utara dapat menembakkan peluru nuklir, meski "tidak bisa terlalu diandalkan."

Juru bicara Pentagon George Little mengatakan, "Akan tidak akurat untuk mengatakan bahwa rezim Korea Utara telah menguji, membuat atau mendemonstrasikan kapabilitas nuklir yang dirujuk di bahasan tersebut."

Meski Utara telah melakukan beberapa kali uji coba nuklir, negara itu diduga tidak memiliki kemampuan untuk membuat senjata yang cukup kecil untuk ditempatkan di rudal balistik.

Korea Selatan berada dalam status waspada tinggi sejak ada indikasi bahwa Utara sedang bersiap melakukan uji coba nuklir.
Pyongyang telah memindahkan dua misil balistik ke pantai timur. Perkiraan jarak tempuh mencapai 4.000 km.
Kerry bepergian ke Seoul untuk pertama kalinya sejak menjadi menteri luar negeri.

(http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/04/130412_korut_cina.shtml)

Bermain Senapan, Bocah 4 Tahun Tembak Temannya di Kepala

NTB-News.Com - New Jersey: Bermain-main senapan, seorang bocah laki-laki yang berusia 4 tahun di New Jersey, Amerika Serikat (AS) menembak temannya sendiri. Akibatnya, seorang bocah laki-laki lainnya mengalami luka tembak di bagian kepala.

"Anak kecil tersebut sedang bermain. Bocah yang berusia 4 tahun pergi ke dalam rumah, mengambil senapan dari dalam rumah: senapan kaliber .22," ujar kepala kepolisian setempat, Michael Mastronardy dalam konferensi pers, seperti dilansir AFP, Rabu (10/4/2013).

"Tembakan meletus, dan seorang bocah berusia 6 tahun terkena tembakan di bagian kepala," imbuhnya.

Bocah yang terkena tembakan saat ini masih dirawat di rumah sakit setempat, dan dilaporkan dalam kondisi luka serius.

Bocah 4 tahun tersebut menembak temannya dari jarak sekitar 14 meter. Tidak diketahui secara pasti milik siapa senapan tersebut dan mengapa senapan tersebut terisi peluru.

Sementara itu, insiden serupa terjadi di wilayah Tennessee, AS. Seorang bocah berusia 4 tahun menarik melepas tembakan menggunakan pistol tangan dan menewaskan seorang wanita, yang merupakan istri deputi sheriff setempat, si pemilik senjata tersebut.

"Hanya dalam beberapa detik, kita membicarakan soal dalam beberapa detik anak tersebut berjalan ke dalam ruangan yang asing bagi mereka, mengambil senjata tersebut dan menembakkannya," tutur Sheriff Wilson County, Robert Bryan.

"Memang insiden yang sangat tragis. Tidak biasanya ada anak kecil di rumahnya (rumah deputi sheriff), dan senjatanya selalu dikunci agar tidak meletus," tandasnya.

(http://news.detik.com/read/2013/04/10/070517/2216085/1148/bermain-senapan-bocah-4-tahun-tembak-temannya-di-kepala?9911012)

Israel Lancarkan Serangan ke Jalur Gaza

 Israel Lancarkan Serangan ke Jalur Gaza
NTB-News.Com - Gaza: Israel melancarkan serangan udara ke wilayah Jalur Gaza pada Selasa (2/4). Itu merupakan serangan pertama Israel ke wilayah Palestina itu sejak perang delapan hari pada November lalu.

"Pesawat Israel menjatuhkan bom di area terbuka di wilayah utara Gaza. Tidak ada yang terluka dalam insiden itu," tulis Kementerian Dalam Negeri Hamas dalam keterangan resmi mereka.

Israel dan Hamas menyepakati kesepakatan damai yang dimediasi oleh Mesir pada November setelah berperang selama delapan hari dimana 170 warga Palestina dan enam warga Israel tewas.

(http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/04/03/7/143407/Israel-Lancarkan-Serangan-ke-Jalur-Gaza)

Korut nyatakan perang terhadap Korsel

Media resmi Korut memperlihatkan warga negara itu mendukung kebijakan perang
NTBNews - Korea Utara menyatakan telah memasuki "keadaan perang" dengan Korea Selatan, demikian pernyataan resmi pimpinan Korea Utara.

Pernyataan ini dikeluarkan menanggapi apa yang mereka sebut sebagai "tindakan provokatif" Amerika Serikat dan Korsel melalui latihan militer bersamanya.

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, Jumat (29/03) menyatakan, dia telah memerintahkan persiapan serangan roket ke pangkalan militer AS, menyusul aksi latihan militer bersama AS dan Korsel, yang antara lain menghadirkan pesawat pembom siluman B-2.

Ini bukanlah ancaman "perang" pertama yang dilontarkan Korut, semenjak negara itu dikenal sanksi internasional akibat uji coba nuklir ketiga pada Februari lalu.

Korut dan Korsel secara teknis masih dalam keadaan berperang sejak konflik bersenjata pada 1953 berakhir, tetapi tidak pernah ditindaklanjuti dengan perjanjian damai.

Di Washington, juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Caitlin Hayden, mengatakan pernyataan terbaru pemerintah Korut itu sebagai "tindakan yang tidak konstruktif".

Menurutnya, "Kami menanggapi ancaman serius tersebut dan tetap berhubungan erat dengan sekutu kami, Korea Selatan."

Ancaman serius

Kim Jong-un dilaporkan mengecam pesawat pembom Amerika B-2 yang melintas Korea Selatan sebagai langkah gegabah yang menunjukkan "ultimatum bahwa mereka akan memicu perang nuklir di Semenanjung Korea."

Amerika Serikat serta pangkalan di Hawaii, Guam dan Korea Selatan disebutkan sebagai potensi sasaran.
Ribuan tentara Korea Utara dan mahasiswa ikut serta dalam unjuk rasa di kota Pyongyang untuk mendukung pengumuman Kim Jong-un itu.


Cina, mitra dagang terbesar Korea Utara, kembali menegaskan seruan agar semua pihak meredakan ketegangan.

Namun Menlu Rusia Lavrov mengatakan "kita kemungkinan membiarkan situasi tidak terkendali dan masalah ini akan berkembang menjadi lingkaran setan".

Rudal milik Korut yang terbaru diperkirakan dapat mencapai Alaska, tetapi tidak ke daratan AS.
Juru bicara Gedung Putih Josh Earnest mengatakan, retorika Korut itu hanya akan membuat negara itu makin terisolasi.

Di Seoul, Jurubicara Kementerian Luar Negeri Korsel, Hong Lei mengatakan, harus ada "upaya bersama" untuk menanggulangi "situasi tegang".

(http://www.tribunnews.com/2013/03/30/korut-nyatakan-perang-terhadap-korsel)

5 Masjid di Irak Jadi Sasaran Bom Mobil, 19 Orang Tewas

NTBNews - Baghdad, Bom mobil kembali mengguncang Irak. Kali ini 5 masjid milik kelompok Syiah menjadi sasaran pemboman yang terjadi bersamaan dalam satu hari. Akibat ledakan ini 19 orang tewas dan ratusan lainnya terluka.

Ledakan bom mobil itu terjadi pada Jumat (29/3), usai salat Jumat di 5 masjid Syiah tepatnya di tenggara dan utara Baghdad serta Kirkuk sebelah utara Irak. Kejadian ini menewaskan 19 jamaah dan melukai 130 orang lainnya.

"Kami mendengarkan pidato ulama ketika kami mendengar ledakan yang sangat kuat. Kaca tersebar di mana-mana dan sebagian atap ambruk," kata seorang korban terluka beberapa saat usai ledakan di Kirkuk, Mohammed, sebagaimana dilansir dari Reuters, Sabtu (30/3/2013). Kemeja Mohammed masih berlumuran darah.

Polisi dan pejabat kesehatan di Irak mengatakan korban tewas di Baghdad total berjumlah 16 orang, sementara 3 lainnya tewas di Kirkuk, di mana ledakan itu meninggalkan tumpukan puing-puing beton masjid hingga di luar jalan. Kirkuk merupakan kota etnis campuran Arab, Kurdi dan Turkman, 170 Km dari Ibukota Baghad.

Belum ada pihak yang menyatakan bertanggungjawab atas ledakan di 5 masjid Syiah tersebut.

Sejak 10 tahun setelah AS menginvasi Irak dan menggulingkan Presiden Saddam Hussein, Irak masih bergulat dengan gejolak politik dan gerilyawan Islam Sunni. Hal ini meningkatkan serangan terhadap sasaran Syiah dan pasukan keamanan.

Sebelumnya, Al Qaeda di Irak mengaku bertanggungjawab atas gelombang pemboman dan serangan bunuh diri awal bulan ini yang menewaskan sekitar 60 orang pada ulang tahun ke-10 dari invasi AS.

(http://news.detik.com/read/2013/03/30/023758/2207074/1148/5-masjid-di-irak-jadi-sasaran-bom-mobil-19-orang-tewas)

Puluhan Muslim di Sit Kwin Myanmar Mendadak 'Menghilang'

NTBNews - Sit Kwin, Puluhan muslim yang ada di Sit Kwin, Myanmar mendadak menghilang dari kampung mereka. Diduga mereka sengaja menghilang karena mendapatkan informasi akan adanya serangan ratusan warga Budha.

Sit Kwin merupakan desa kecil berpenduduk 2000 orang dengan warga muslim tidak lebih dari 5 persen. Menghilangnya warga muslim tersebut diduga karena mencoba melarikan diri dari kekerasan sektarian warga Buddha belakangan ini.

Karena aksi serangan itu, rumah, toko, dan bahkan masjid hancur. "Kami tidak tahu di mana mereka berada," kata sopir taksi, Aung Ko Myint, seperti dilansir Reuters (30/3/2013).

Dikabarkan, puluhan warga muslim itu memilih mengungsi ke tempat pengungsian atau di tempat sanak kerabatnya.

Myanmar adalah negara yang mayoritas penduduknya beragama Buddha, warga muslim di sana tak lebih dari 5 persen. Sebanyak 42 orang tewas dalam kekerasan yang meletus di Meikhtila pada 20 Maret lalu. Kerusuhan yang dipimpin oleh warga Buddha garis keras itu telah menyebar ke 10 kota dan desa di pusat Myanmar.

Presiden Myanmar, Thein Sein menyatakan akan berupaya sebisa mungkin agar tak semakin banyak warganya yang menjadi korban kekerasan.

"Saya tidak akan ragu untuk menggunakan kekuatan sebagai upaya terakhir untuk melindungi nyawa dan sarana umum," kata Presiden Thein Sein, Kamis (28/3).

(http://news.detik.com/read/2013/03/30/150418/2207296/1148/puluhan-muslim-di-sit-kwin-myanmar-mendadak-menghilang)

Dokter Ini Bunuh Pasiennya Supaya Kamar di ICU Tak Penuh

NTBNews - Brasil - Entah logika seperti apa yang muncul di kepala Virginia Soares de Souza. Dokter asal Brasil ini justru sengaja membunuh tujuh pasiennya agar tempat tidur di ruangan ICU tidak penuh.

De Souza yang bekerja di Rumah Sakit Evangelico ini ditangkap pada bulan Februari lalu. Selain De Souza, masih ada tiga dokter, tiga perawat, dan fisioterapis yang diduga turut membantu. Dan kini mereka semua tengah menghadapi proses pengadilan.

Yang parahnya lagi, Kementerian Kesehatan Brasil bahkan curiga de Souza juga bakal bertanggungjawab terhadap kematian 300 pasien lainnya.

"Saya ingin membersihkan unit perawatan intensif. Ini (pasien) membuatku gatal," kata seorang jaksa yang berhasil menyadap telepon De Souza seperti dilansir dari Reuters, Jumat (29/3/2013).

Cara De Souza menghabisi nyawa pasiennya memang sangat halus. Ia dan tim nya memberikan obat relaksasi otot kepada pasien. Tak lupa, pasokan oksigen kepada sang pasien pun dikurangi secara perlahan-lahan.

Ada salah seorang pasien yang baru beberapa menit sebelumnya meminta untuk diambilkan minum. Saat perawat kembali ke tempat tidur, dia sudah menemukan pasien tersebut tak lagi bernyawa.

"Saat perawat kembali, dia kaget si pasien sudah tidak bernyawa," ujar kepala tim penyelidik kementerian, Mario Lobato.

Jika jaksa berhasil membuktikan De Souza bertanggungjawab terhadap pembunuhan 300 pasien, bisa jadi ini tragedi bagi dunia kedokteran. De Souza pun mengalahkan kekejian Harold Shipman, dokter Inggris yang terbukti membunuh 260 pasiennya.

(http://news.detik.com/read/2013/03/29/043504/2206709/1148/dokter-ini-bunuh-pasiennya-supaya-kamar-di-icu-tak-penuh)

Rusia: ketegangan Korea tidak terkendali

Pemimpin Korut Kim Jong-un memerintahkan rudal disiagakan.
NTBNews - Rusia memperingatkan ketegangan di Korea Utara menjadi tidak terkendali setelah Pyongyang mengatakan menyiagakan peluru kendali.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov memperingatkan situasi akan berkembang menjadi "lingkaran setan."

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memerintahkan menyiagakan peluru kendali setelah pesawat pengintai Amerika melintas semenanjung Korea.

Kantor berita Korea Utara KCNA mengutip Kim Jong-un yang mengatakan waktunya telah tiba untuk "menyelesaikan masalah" dengan Amerika.

Latihan militer tahunan Amerika dan Korea Selatan serta sanksi PBB membuat marah Korea Utara.

Unjuk rasa di Pyongyang

Kim Jong-un dilaporkan mengecam pesawat pembom Amerika B-2 yang melintas Korea Selatan sebagai langkah gegabah yang menunjukkan "ultimatum bahwa mereka akan memicu perang nuklir di Semenanjung Korea."

Amerika Serikat serta pangkalan di Hawaii, Guam dan Korea Selatan disebutkan sebagai potensi sasaran.
Ribuan tentara Korea Utara dan mahasiswa ikut serta dalam unjuk rasa di kota Pyongyang untuk mendukung pengumuman Kim Jong-un itu.

Cina, mitra dagang terbesar Korea Utara, kembali menegaskan seruan agar semua pihak meredakan ketegangan.

Namun Menlu Rusia Lavrov mengatakan "kita kemungkinan membiarkan situasi tidak terkendali dan masalah ini akan berkembang menjadi lingkaran setan".

(http://www.tribunnews.com/2013/03/29/rusia-ketegangan-korea-tidak-terkendali)
Back Home
 
Pasang Iklan Murah

Hikmah

Inspirasi

Khazanah

Gallery

Video

Unik

Ragam

Tips

Wawasan