Se-Detik.Com
| -
Pasang Iklan Murah

Tokoh

Pro Kontra

Eyang Subur Calonkan Diri Sebagai Presiden 2014

"Eyang Subur akan muncul saat deklarasi dirinya sebagai capres," kata Ramdan Alamsyah, pengacara Eyang Subur. Bila setuju, pilih Pro!

Pro!
Kontra!
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Tweet Belasungkawa SBY untuk Uje

NTB-News.Com - Ucapan berbelasungkawa atas kepergian Ustaz Jefry Al Buchori turut diungkapkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Lewat akun Twitter, ‏@SBYudhoyono, Presiden mengungkapkan kedukaannya yang mendalam.

Dia mengatakan, ''Kita kehilangan lagi orang baik yg mencerahkan. Selamat jalan Ustadz Jefri, semoga nilai yg disebarkan bisa menginspirasi kita semua. *SBY*''

(http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/04/27/mlvwpu-tweet-belasungkawa-sby-untuk-uje)

Habis Dapat Pujian di Luar Negeri, SBY Ngetweet

NTB-News.Com - JAKARTA : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali mendapatkan pujian dari pihak luar negeri. Kali ini, pujian diberikan kepada orang nomor satu di negeri ini usai dirinya berpidato di Forum Nanyang Technological University Singapura.

“Mereka memuji Indonesia karena ekonomi kita tumbuh baik, demokrasi makin berkembang & lingkungan politik tetap stabil,” kata SBY dalam akun Twitter miliknya, Senin 22 April 2013, malam kemarin.

SBY mengklaim, keberhasilan Indonesia saat ini karena selama dirinya menjabat atau hampir 10 tahun, Indonesia banyak melakukan transformasi. “Transformasi bukanlah proses yang mudah. Kompleks dan penuh tantangan. Tapi kita tidak menyerah dan berhasil,” lanjut SBY.

Namun, SBY nampaknya belum begitu puas dengan apa yang sudah dilakukannya. Dirinya bertekad akan menjalankan tugasnya lebih baik lagi di sisa jabatannya. “Namun, meskipun situasi kita jauh lebih baik, tp tugas belum selesai. Mari pertahankan yg sudah baik & perbaiki yg belum baik,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, SBY didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono beserta delegasi melakukan kunjungan ke Singapura, Myanmar dan Brunei Darussalam sejak 22 hingga 26 April 2013.

Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah menjelaskan, kunjungan kerja di Singapura akan berlangsung sejak 22-23 April 2013. Kegiatan utama Presiden di Singapura yaitu menghadiri pertemuan tahunan Leaders Retreat. Dalam Leaders Retreat tersebut, Presiden akan melakukan pertemuan empat mata dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong.

"Pertemuan tahunan Leaders Retreat Indonesia-Singapura merupakan forum tertinggi untuk mengevaluasi kemajuan kerjasama bilateral di 7 Kelompok Kerja. Pertemuan yang teratur dan berkesinambungan juga ditujukan untuk memastikan capaian dan tindak lanjut atas berbagai kesepakatan yang diraih pada pertemuan Leaders Retreat terdahulu," ujar Faizasyah dalam keterangan persnya, Senin (22/4/2013).

(http://news.okezone.com/read/2013/04/23/337/795943/habis-dapat-pujian-di-luar-negeri-sby-ngetweet)

Sinetron Rendahkan Islam, KPI Panggil Stasiun TV Hari Ini

NTB-News.Com - JAKARTA : Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memastikan Senin (22/4) pagi dua stasiun televisi swasta nasional, RCTI dan SCTV akan datang untuk memberikan penjelasan terkait keluhan sinetron penokohan 'Pak Haji' yang ditayangkan kedua stasiun televisi tersebut.

Kedatangan dua stasiun televisi swasta nasional ini, setelah pihak KPI melayangkan surat panggilan. Wakil Ketua KPI Pusat, Ezki Suyanto mengatakan, surat panggilan sudah dilayangkan ke RCTI dan SCTV beberapa hari yang lalu.

Hari ini, Senin (22/4) pagi pukul 10.00 WIB mereka dijadwalkan akan bertemu KPI. "Mereka kita undang ke KPI, untuk kita minta penjelasan terkait alasan dan latar belakang penayangan sinetron yang menokohkan karakter 'Pak Haji' yang banyak dikeluhkan masyarakat belakangan ini," ujar Ezki kepada Republika, Ahad (21/4) malam.

Ia menambahkan, isi sinetron penokohan 'Pak Haji' dan tokoh agama di cerita sinetron tersebut, dianggap telah menghina dan menjelekkan simbol agama Islam. Beberapa judul sinetron yang menjadi keluhan diantaranya Islam KTP (RCTI), Tukang Bubur Naik Haji (RCTI), Haji Medit (SCTV) dan Ustad Fotocopy (SCTV).

(http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/04/22/mlmnu4-sinetron-rendahkan-islam-kpi-panggil-stasiun-tv-hari-ini)

''Pak SBY, Saya Mau Curhat Soal Pacar!''

NTB-News.Com - JAKARTA : Kehadiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di dunia mikroblogging 140 karakter terbilang cukup fenomenal. Sejak diluncurkan 13 April 2013, akun twitter @SBYudhoyono telah menyedot jutaan pengikut. Tercatat, pada Sabtu (20/4/2013), follower akun tersebut mencapai 1.357.953.

Dalam kurun waktu tujuh Hari, SBY sudah merebut perhatian warga Twitter dan  SBY pun baru berkicau sekira 92 kicauan. Terakhir SBY berkicau soal hak cipta. "Khusus karya musik atau lagu, mari pula kita hormati. Hentikan pembajakan lagu. Kasihan para musisi dan penyanyi kita. *SBY*," tulis @SBYudhoyono.

Reaksi warga atas kehadiran SBY di dunia maya pun beragam. Ada yang memuji, ada yang memaki.

Seperti dikatakan pengamat telematika Heru Sutadi, kehadiran SBY di dunia maya merupakan hal yang wajar dan SBY pun harus memahami dunia twitter. di mana semua orang dianggap sama, tanpa memandang status sosial.

"Hanya dunia twitter, media sosial, kan berbeda dengan dunia formal. Apalagi presiden, semua dianggap sama di media sosial," kata Pengamat Telematika Heru Sutadi kepada okezone

Kata Heru, wajar bila semua orang nanti bisa mention, bisa nulis seenaknya, ke @SByudhoyono, termasuk bintang porno. Sepekan setelah @SBYudhoyono mengudara hal tersebut pun mulai terjadi.

Semua warga twitter pun langsung mencurahkan unek-uneknya ke akun @SBYudhoyono. Tak hanya persoalan negara, @SBYudhoyono pun kebanjiran curhatan lain, termasuk persoalan pribadi.

Contohnya, seorang warga twitter menulis, @SBYudhoyono, saya follow bapak bukan semata-mata karena tweet bapak bagus, tapi sesungguhnya karena saya mau curhat tentang pacar saya, atau ada juga yang menulis, @SBYudhoyono saya ingin membeli BB tolongin dong.

Kendati demikian, ada juga warga twitter yang menjadikan akun tersebut sebagai sarana berkeluh kesah terkait persoalan yang melanda negeri ini. Mulai dari carut marutnya ujian nasional, hingga pemberantasan korupsi.
"bpak presiden, saya sebagai pelajar merasa kalau UN itu hanya membuat pelajar semakin dawn dan stres & lebih baik di musnakan" tulis seorang pengguna twitter.

Meskipun sekadar bercanda, namun itulah realitas di dunia maya. Semua sama. lantas berapa lama SBY akan bertahan di dunia maya? Tunggu saja.

(http://news.okezone.com/read/2013/04/20/337/794900/pak-sby-saya-mau-curhat-soal-pacar)

Seluruh Penumpang Lion Air Selamat

NTB-News.Com - Denpasar:  Seluruh penumpang Lion Air yang jatuh di laut Bali selamat.

"Informasi sementara semua penumpang selamat," ujar Humas PT Angkasa Pura Ngurah Rai Sherly saat dimintai konfirmasi, Sabtu (13/4)

Seluruh penumpang pesawat Lion Air nomor penerbangan JT 960 yang jatuh ke laut di ujuang landasan Bandara Ngurah Rai, Bali, masih dievakuasi.

"Penumpang saat ini terus dievakuasi. Kami belum bisa memberikan keterangan resmi soal hal ini karena masih sangat sibuk," kata Rai Sherly.

Menurut Sherly, pesawat tersebut tiba-tiba tercebur ke laut saat akan mendarat di Bandara Ngurah Rai. Namun kronologis dan penyebab pasti atas kecelakaan pesawat yang terbang dari Bandung, Jawa barat, itu belum diketahui.

"Informasi sementara semua penumpang selamat," ujarnya singkat.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BOPBD) Bali IB Indra mengatakan pihaknya mengerahkan tiga amnbulas ke bandara untuk membantu evakuasi korban. (Arnoldus Dhae)

(http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/04/13/6/146445/Seluruh-Penumpang-Lion-Air-Selamat)

Akun Twitter Resmi Presiden SBY Sudah Diluncurkan

NTB-News.Com - CIPANAS: Meski belum diumumkan secara resmi, tetapi akun pribadi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah diluncurkan. Namanya @SBYudhoyono.

Hal ini dibenarkan staf khusus presiden bidang komunikasi politik, Daniel Sparringa. "@SBYudhoyono adalah akun yang akan dipakai oleh Presiden SBY," katanya, Sabtu (13/4).

Daniel mengatakan, kemungkinan dalam waktu dekat, bahkan hitungan jam, akun tersebut akan diluncurkan dan mulai aktif.

"Untuk kali pertama, Presiden SBY akan menyapa netizen yang lain dan menjadikan dunia itu sebagai bagian dari hidupnya yang baru. Ini adalah sebuah keinginan yang tertunda untuk dua tahun sekurang kurangnya," katanya menjelaskan.

Hingga berita ini diturunkan, pengikut alias follower @SBYudhoyono menyentuh 71 ribu lebih. Padahal, SBY belum berkicau sedikit pun.

Dalam akun itu dijelaskan akan ada tanda khusus, yakni *SBY* jika yang ngetwit adalah Presiden SBY sendiri. "Akun resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dikelola oleh Staf Khusus Presiden Republik Indonesia. Twit dari Presiden ditandai *SBY*," bunyi biografi di akun tersebut.

(http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/04/13/ml6ii6-ini-akun-twitter-resmi-presiden-sby)

Segera Berkicau di Twitter, SBY Siap Menerima Kritikan dari Followers-nya

NTB-News.Com - Jakarta: Presiden SBY dalam waktu dekat akan merilis akun Twitter resmi miliknya. Presiden SBY siap menerima kritikan tajam dari followers-nya.

"Menerima kritik tajam dari followers adalah bagian dari upaya memelihara koneksi itu. SBY menerima semua konsekuensi itu, termasuk yang terburuk dari semuanya, yaitu ia harus melayani ocehan dan celotehan, dari yang lucu tetapi kurang relevan hingga sinisme yang ekstrim," ujar Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik Daniel Sparringa dalam pernyataannya, Jumat (12/4/2013).

Daniel mengatakan pembuatan akun twitter SBY bertujuan untuk lebih dekat dan berinteraksi secara lebih intensif dengan publik. Menurutnya hal itu adalah niat utama dibalik keputusan SBY menjadi penjelajah di media sosial.

"Niat ini juga sejalan dengan kehendaknya untuk memperluas jangkauan komunikasi publiknya dalam sisa masa pemerintahannya. Pendekatan ini memang merupakan bagian dari tujuannya agar Presiden SBY dapat meningkatkan efektivitas kepemimpinan politiknya dalam menavigasi pemerintahannya," paparnya.

Daniel mengakui SBY bukanlah kepala negara pertama di dunia yang menggunakan Twitter. Sebab, sebelumnya Presiden AS Barack Obama juga sudah membuat akun Twitter.

"Saya percaya, keputusan para pemimpin dunia untuk masuk ke dunia itu didasari oleh keyakinan akan makin pentingnya media sosial sebagai ruang publik yang juga memiliki sifat strategis dalam pembentukan opini politik," kata Daniel.

Kehidupan sosial saat ini, lanjut Daniel, sudah sangat berubah karena teknologi informasi. Begitu pula politik, dimana para pemimpin harus menyesuaikan diri agar mereka tetap dapat membuat koneksi dengan kenyataan sehari-hari.

"Diskoneksi dengan realitas adalah mimpi buruk yang hendak dicegah oleh Presiden SBY. Menerima kritik tajam dari followers adalah bagian dari upaya memelihara koneksi itu," paparnya.

Daniel sendiri belum tahu nama akun Twitter yang akan dikelola oleh sebuah tim Itu. Dia hanya menyebut presiden SBY akan merilisnya dalam waktu dekat.

"SBY memang sudah bulat hatinya untuk juga menjadi bagian dari netcitizen. Ia juga ingin menjadi bagian dari denyut warga biasa dan membenamkan diri untuk terlibat dalam dialog bebas dan setara. Ini juga bagian dari pengejawantahan dirinya sebagai seorang demokrat yang terlibat dalam memperkuat citizenship atau kewarganegaraan," tuturnya.

"Ini juga langkahnya untuk memperdalam demokrasi dan memberi maknanya yang lebih sejati untuk membangun kepercayaan dan kerja sama di antara warga Indonesia, bahkan warga dunia," tutupnya.

(http://news.detik.com/read/2013/04/12/062609/2218248/10/segera-berkicau-di-twitter-sby-siap-layani--ocehan--followers)

Alasan Habibie Bebaskan Pers Saat Jadi Presiden

NTB-News.Com - Mantan presiden RI, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie mengaku membebaskan pers pada era reformasi tahun 1998 untuk mengoreksi dirinya.

"Saya memutuskan untuk membebaskan pers mengoreksi diri saya sebagai presiden. Sebab saya tak mampu mengoreksi diri saya sendiri," kata Habibie dalam acara bertajuk 'Serial I Dialog Demokrasi dan Peradaban Internasional' di Jakarta, Kamis (11/4) malam.

Menurut Habibie, pers harus dibebaskan sebab mereka memiliki kemampuan untuk mengecek apakah pemerintahan berjalan dengan baik atau sebaliknya. Di mata Habibie, pers lebih objektif dari pada dirinya sendiri.

Habibie memang dikenal cukup terbuka dengan pers saat menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia. Ia menganggap kebebasan pers sebagai prasyarat untuk membuat bangsa maju dan sejajar dengan bangsa lain.

Belum lama ini Habibie juga menerima penghargaan medali emas kebebasan pers dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) di Kota Manado, Sulawesi Utara. Penghargaan tersebut diberikan karena kebijakan Habibie yang menetapkan Undang-undang Pers saat menjabat sebagai presiden pada 1998.

(http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/04/12/ml4fgy-ini-alasan-habibie-bebaskan-pers-saat-jadi-presiden)


Pemerintah selidiki kematian 61 orang di Yahukimo, Papua

NTB-News.Com - Dinas Kesehatan Kabupaten Yahukimo, Propinsi Papua, meragukan informasi tentang kematian 61 orang secara beruntun di Distrik Samenage, Kabupaten Yahukimo, seperti dilaporkan seorang tokoh Gereja Katolik di Wamena, Papua.

"Makanya saya nggak bisa memberikan klarifikasi kepastian itu, karena masyarakat dari Distrik Samenage itu banyak tinggal di sini (ibukota Kabupaten), dan mereka sendiri nggak mendapatkan berita itu," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Yahukimo, Bonga Samule, kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, Rabu (10/04) siang, melalui telepon.

"Kalau ada (kematian), pasti mereka melaporkan kepada kami dan mereka pasti dalam suasana duka," tambah Bonga.

Namun demikian, menurut Bonga Samule, pihaknya akan mengirim tim investigasi ke distrik tersebut untuk menyelidiki kebenaran informasi tentang kematian 61 orang secara beruntun di Distrik Samenage, Kabupaten Yahukimo.

"Besok (Kamis, 11/04), kami akan turun untuk melakukan investigasi langsung," katanya.

Kasus kematian yang terjadi dalam dua bulan terakhir ini diungkap oleh seorang tokoh Gereja Katolik di Wamena, Pastor Jhon Djonga, Selasa (09/04) kemarin.

Dalam keterangan kepada wartawan, dia menyebutkan, mereka meninggal akibat serangan penyakit dan minimnya akses layanan kesehatan.

Jhon Djonga juga menyatakan, 61 orang warga Distrik Samenage, Yahukimo itu, meninggal sejak pertengahan Januari sampai akhir Maret lalu.

"Sebagian besar korban meninggal adalah anak-anak dan perempuan, setelah mengalami sakit sekian lama dan tidak mampu ditangani puskesmas setempat," kata Jhon.

Dia menyebut, kematian ini tidak terlepas dari standar kehidupan warga setempat yang tidak memadai.

Bukan tiga bulan

Secara terpisah, relawan asal Irlandia yang diperbantukan di Gereja Injili di Indonesia, GIDI, di Wamena, Papua, Trenier Elizabeth, membenarkan adanya informasi tentang kematian 61 orang di Distrik Samenage, Yahukimo.

"Saya sudah investigasi dan sudah cek-cek mengenai hal ini," kata Trenier, yang biasa dipanggil dengan sebutan Suster Sue, kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, melalui telepon, Rabu (10/04) siang.

Dia mengaku telah mengontak kepala desa setempat: "Dia hitung-hitung dari bulan Januari sampai 30 maret, bahwa betul ada 61 orang meninggal."

"Dan nama-namanya (yang meninggal dunia) dicatat," kata Trenier, dalam bahasa Indonesia.

Namun demikian, Trenier mengaku tidak mengetahui tentang detil penyebab kematian mereka.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Yahukimo, Bonga Samule meragukan jumlah warga di distrik itu yang meninggal dalam kurun waktu dua bulan.

Dia juga menyatakan, petugas kesehatan yang berada di Distrik Samenage sejak awal bulan ini tidak pernah menemukan kematian beruntun.

"Besar kemungkinan data itu tidak dalam kurun waktu 3 bulan, mungkin sejak 2012 sudah ada yang meninggal," kata Bonga.

Kondisi geografis

Bagaimanapun, ini bukanlah informasi pertama tentang kasus kematian warga di pedalaman Papua yang dilatari persoalan minimnya akses layanan kesehatan.

Awal pekan lalu, organisasi Aliansi Masyarakat Adat Nusantara, AMAN, mengungkap setidaknya 95 orang meninggal dunia di Distrik Kwoor, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, akibat kurang gizi dan busung lapar.

Walaupun sempat meragukan kebenaran kabar ini, Pemerintah Pusat melalui Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono menjanjikan untuk mengecek kebenaran kabar ini.

Kasus kematian di pedalaman Papua ini mengingatkan kasus serupa pada 2005 lalu, ketika 55 orang dikabarkan meninggal akibat busung lapar.

Akses ke wilayah ini hanya bisa dicapai dengan menggunakan pesawat berukuran kecil karena kondisi geografinya yang sulit.

(http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2013/04/130410_kematian_beruntun_yahukimo_papua.shtml)

Bentrokan Imigran Burma di Medan, Menewaskan Delapan Orang

NTB_News.Com - Delapan orang imigran asal Burma tewas di rumah detensi Imigrasi, Medan, Sumatera Utara, Jumat (05/04) dini hari, akibat bentrokan antara imigran Burma yang beragama Islam dan Buddha.

Semua korban tewas merupakan warga Burma yang beragam Buddha, sementara 21 orang yang luka-luka merupakan imigran Burma etnis Rohingya yang beragama Islam.

"Ini perselisihan antara etnis Rohingya yang beragama Islam dan warga Burma yang Buddha," kata Kepala Humas Imigrasi Pusat, Heriyanto, kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, Jumat (05/04) siang, melalui telepon.

Menurut Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Yudi Priyanto, yang dihubungi BBC menyatakan, pihaknya sejauh ini masih menyelidiki motif dan latar belakang bentrokan tersebut.

Sejauh ini kepolisian setempat telah mengamankan 21 orang imigran Burma untuk dimintai keterangan terkait bentrokan ini.

Satu ruangan

Informasi yang dihimpun BBC menyebutkan, semua imigran Burma yang beragama Islam dan Buddha tinggal di dalam satu ruangan besar.

Walau belum diketahui motifnya, temuan sementara pihak kepolisian menyebutkan, pelaku bentrokan menggunakan kursi kayu, pisau serta batu.

Sekitar 100 orang warga etnis Rohingya-Burma yang ditempatkan di rumah detensi Medan ini, merupakan para pencari suaka yang terdampar di perairan timur Aceh dan Sumatera Utara, pada tahun lalu.

Sementara, warga Burma-Buddha yang jumlahnya belasan dilaporkan merupakan nelayan yang ditangkap karena memasuki wilayah Indonesia tanpa izin.

Bentrokan ini terjadi saat terjadi konflik sektarian di Burma yang melibatkan warga Burma yang beragama Buddha dan Islam.

(http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2013/04/130405_bentrok_imigran_burma_medan.shtml)

SBY: Hanya Ada Satu Bendera, Merah Putih!

NTB-News.Com - Jakarta: Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi telah melakukan pertemuan tertutup dengan sejumlah elemen masyarakat dan Pemerintah Provinsi Nangroe Aceh Darusalam guna membahas persoalan bendera lokal Aceh yang menimbulkan polemik lantaran mencantumkan lambang Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Namun, pertemuan tersebut belum mendapatkan titik terang. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap permasalahan bendera lokal Aceh itu bisa selesai pada pekan ini.

"Saya masih berharap dalam satu atau dua minggu itu selesai dan kemudian tidak ada lagi gangguan apapun atas masalah-masalah itu,"
ujar SBY di Istana Negara Jakarta, Jumat (5/4/2013).

Menurut SBY, adanya perdamaian Aceh pada 2005 lalu merupakan titik awal Aceh untuk menatap masa depan yang lebih baik setelah puluhan tahun terjadinya konflik dan ketegangan di bumi serambi Makkah itu.

"Konflik itu telah berlangsung lama, sekitar 30 tahun dengan korban jiwa dan harta benda yang tidak sedikit. Baik di pihak mereka yang dulu ada di dalam Gerakan Aceh Merdeka, maupun di pihak TNI, Polri dan juga masyarakat setempat," tuturnya.

Selain itu, kata SBY, Aceh juga mendapat musibah dengan adanya tsunami pada Desember 2004 yang merenggut korban jiwa dengan jumlah yang tak sedikit. Hal itu menjadi salah satu faktor motivasi untuk betul-betul mengakhiri konflik di Aceh. "Kemudian Aceh membangun masa depannya dengan baik dalam kesatuan NKRI. Itu sejarah," tegas SBY.

Dengan demikian, SBY mengajak masyarakat agar tidak berpikir ke belakang melainkan menatap masa depan Aceh ke depan. "Saya berharap bisa selesai dengan baik dan jangan ada masalah-masalah baru yang kembali ke masa konflik dulu. Sejak tahun 2005 sebenarnya kita melihat ke depan, bukan ke belakang," katanya.

"Yang jelas merah putih harus berkibar di seluruh tanah air, itu bendera kita dan daerah bisa saja memiliki lambang tetapi sesuai ketentuan yang berlaku, ketentuan Undang-undang, semangat serta jiwa bahwa hanya ada satu bendera kedaulatan kita, yaitu sang merah putih,"
tutupnya.              

(http://news.okezone.com/read/2013/04/05/337/786925/sby-hanya-ada-satu-bendera-merah-putih)

Priyo Budi Santoso: Di Mata Saya Abraham Samad Top!

NTB-News.Com- Jakarta: Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menilai, kasus pembocoran draf surat perintah penyidikan (Sprindik) atas nama Anas Urbaningrum, adalah masalah biasa.

Priyo mengatakan, saat ini kasus itu sudah selesai, setelah Komite Etik KPK mengumumkan hasil temuannya.

"Jangan sedikit pun mengurangi rasa hormat kita kepada Abraham Samad, atas keunikan yang dimilikinya," ujar Priyo di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (5/4/2013).
Priyo menuturkan, masalah sprindik adalah persoalan sepele, sehingga tidak bisa menyalahkan Ketua KPK Abraham Samad.

"Figur seperti Abraham Samad kita butuhkan. Saya kemarin lega satu hal, karena komite etik melakukan teguran biasa. Kalau komite etik melakukan impeach, justru melebihi takarannya, dan kita akan mempertanyakannya," papar Priyo.

Sebelumnya diberitakan, Komite Etik KPK memutuskan Ketua KPK Abraham Samad dikenakan sanksi peringatan tertulis. Sedangkan Adnan Pandu Praja dikenakan teguran lisan. Pelaku pembocor Sprindik adalah sekretaris Abraham Samad, Wiwin Suwandi.

"Saya anjurkan lima pimpinan komisi KPK, kembali membawa wibawa KPK. Karena, Anda kami butuhkan. Kalau di mata saya, Abraham top," cetus Priyo.

(http://www.tribunnews.com/2013/04/05/priyo-di-mata-saya-abraham-samad-top)

Anggota Kopassus terlibat pembunuhan empat tahanan

Tim Investigasi TNI AD mengatakan 11 anggota Kopassus Grup 2 Kartosuro terlibat pembunuhan empat tahanan di LP Cebongan, Sleman, Yogyakarta.

Kepala Tim Investigasi, Brigjen TNI Unggul K Yudoyono mengatakan dalam aksi penyerangan tersebut satu pelaku berinisial U bertugas sebagai eksekutor.

Sembilan dari 11 pelaku yang terlibat dalam peristiwa itu berpangkat bintara dan tamtama.
Dia mengatakan aksi tersebut didasari atas semangat membela rekan mereka, Serka Heru Santoso yang tewas karena tindakan empat tahanan tersebut.

"Peristiwa Penyerangan ke Lapas 2B Cebongan Sleman sebagai akibat dari pembunuhan yang dilakukan oleh kelompok preman terhadap Serka Heru Santoso dan pembacokan terhadap Sertu Sriyono, yang salah satunya adalah mantan anggota Kopassus," kata Brigjen Unggul Yudoyono.

Dalam aksinya para pelaku, menurut Unggul, menggunakan 6 senjata masing-masing yaitu 3 jenis senjata AK-47, 2 pucuk AK-47 replika, dan satu pucuk pistol SIG Sauer replika.
"Atas dasar dari hasil investigasi, proses hukum selanjutnya akan segera dilaksanakan oleh Puspom AD," katanya.

Bantah direncanakan

Unggul membantah jika aksi serangan tersebut dilakukan secara terencana.
"Serangan itu bermotif tindakan reaktif karena kuatnya rasa dan jiwa kebersamaan dan membela kesatuan," jelas Unggul.
"Saya belum menemukan unsur perencanaan dalam aksi ini."
Soal informasi tentang keberadaan para tahanan juga didapatkan tanpa adanya persiapan dan aksi khusus.

"Informasinya didapat di jalan ada orang yang beritahu ada iring-iringan mobil tahanan yang dikawal ketat dari situ dia dengar dan bergerak ke Cebongan."
Dalam serangan di LP Cebongan para pelaku menewaskan empat tahanan, Hendrik Angel Sahetapi alias Deki, Adrianus Candra Galaga, Yohanes Juan Mambait, dan Gameliel Yermiayanto Rohi Riwu.

Aksi ini tidak hanya diselidiki oleh Tim TNI AD tetapi juga oleh polisi dan Komnas HAM.
Rencanannya Ketua Komnas HAM Siti Noor Laila mengatakan pekan ini akan melakukan pertemuan dengan perwakilan institusi-institusi terkait untuk membahas kasus ini termasuk Polri dan Panglima TNI.

(http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2013/04/130404_kopasus_tewaskan_tahanan.shtml)

Mengenaskan, Ratusan Siswa SD Terpaksa Berenang ke Sekolah

Jembatan Putus
NTB-News.Com - Cianjur: Ratusan siswa SDN Hegar Waas, Desa Mekarsari, Kecamatan Agrabinta, Cianjur, Jawa Barat, terpaksa harus berenang menyeberangi Sungai Cisokan untuk berangkat sekolah akibat tidak adanya jembatan penghubung.

Ratusan siswa melakukan hal itu setiap hari untuk menimba ilmu di sekolah yang terletak di kampung lain dari tempat tinggal mereka. Mereka terpaksa berenang menyeberangi sungai sepanjang 8 meter dengan meninggikan tas dan buku serta baju agar tidak basah.

Namun, tidak sedikit yang menggunakan rakit dari bambu yang dibuat warga untuk menyeberang sungai, karena sejak puluhan tahun jembatan yang runtuh tak kunjung diperbaiki. Bahkan, hal serupa dilakukan warga sekitar untuk beraktifitas. Selain berenang, warga terpaksa menyewa rakit untuk menyeberang guna melakukan aktifitas perekonomian.

"Kalau baju atau buku basah, sebelum masuk kelas, kami harus menjemur dulu agar kering dan dapat dipakai untuk belajar. Harapan kami segera dibangun kembali jembatan yang rusak," kata Isep (9) salah seorang siswa tersebut.

Dia menuturkan karena tidak adanya jembatan penghubung membuat anak seumurnya yang bersekolah di tempat yang sama sering terlambat masuk sekolah. Terlebih jika musim hujan, mereka terpaksa libur karena arus sungai yang cukup deras, sehingga sulit dilalui rakit atau berenang. Selama ini, warga atau siswa yang tidak bisa berenang dan takut menyeberang sungai dengan rakit atau berenang, terpaksa harus memutar jalan yang berjarak 10 kilometer untuk sampai ke sekolah.

(http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/04/03/mko4ls-mengenaskan-ratusan-siswa-sd-terpaksa-berenang-ke-sekolah)

Oknum Polisi Digerebek Saat Bermesraan dengan Selingkuhannya

Ntb-News.Com - Pekanbaru: Seorang oknum polisi, Brigadir SY (28) digerebek saat sedang berduaan dengan selingkuhan CS (25) di sebuah rumah kontrakan di kawasan Jondul, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru Riau.

Pengerebekekan ini dilakukan oleh tim Provost Polresta Pekanbaru, dibantu dengan warga. Saat ditangkap, Brigadir SY hanya bisa pasrah, selanjutnya oknum korp bayangkara ini, di gelandang ke Mapolresta Pekanbaru.

Penangkapan SY sendiri dilakukan berkat laporan dari istri Brigadir SY berinisial DW, yang sering melihat dan mendapat laporan kalau suaminya berduan dengan wanita lain. SY juga jarang pulang ke rumah dan tidak memberi nafkah lahir dan batin.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Adang Ginanjar mengatakan selain kasus perselingkuhan, Brigadir SY juga jarang berdinas.

"Brigadir SY sudah diperingati beberapa kali, tapi dia juga tidak masuk dinas alias polisi disersi. Selain kasus perselingkuhanya kita juga menindak pelaku dengan sidang kode etik terkait disersinya," kata Adang kepada Okezone Selasa (2/4/2013).

Saat ini, kata Adang anggotanya tersebut sedang diperiksa internsif oleh propam Polresta Pekanbaru.

(http://news.okezone.com/read/2013/04/02/340/785352/oknum-polisi-digerebek-saat-bermesraan-dengan-selingkuhannya)

Puluhan Siswa SD Sleman V Keracunan Burger

Burger
NTBNews - Sleman : Sekurangnya sebelas siswa SD Sleman V, Kecamatan Sleman Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (30/3) keracunan. Diduga anak-anak tersebut keracunan setelah menyantap jajanan berupa burger.

Kepaa Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dr Mafilindati Nurani, Sabtu (30/3) malam membenarkan kejadian itu.

Menurut dia peristiwa itu bermula saat anak-anak istirahat. Sekitar pukul 09.00 WIB, sejumlah siswa kelas satu hingga kelas enam mengeluhkan sakit perut disertai pusing-pusing bahkan mulai muntah.

"Mereka yang mengeluhkan itu semuanya menyantap jajanan yang sama, burger,"  katanya.

Karena kondisi anak-anak yang makin mengkhawatirkan, katanya, pihak sekolah kemudian membawa anak-anak itu ke Puskesmas Sleman.

Setelah mendapatkan perawatan, ujarnya, anak tersebut kemudian diperbolehkan pulang. "Keseluruhan yang keracunan sebanyak sebelas anak," katanya.

Mafilindati memambahkan, dinas sudah mengirim sampel muntah ke Balai POM untuk diteliti. Sedang sampel sisa makanan yang belum disantap tidak ditemukan.

Dinas yang kemudian diterjunkan ke lapangan, juga tidak menemukan pedagang yang menjajakan burger. "Para pedagang lain mengatakan penjual burger ini baru sekali mendatangi sekolah tersebut.

(http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/03/31/6/142631/Puluhan-Siswa-SD-Sleman-V-Keracunan-Burger)

Ribuan Orang Pawai Fajar Paskah

NTBNews - Biak: Ribuan orang yang merupakan jemaat Gereja Kristen Injili di tanah Papua Klasis Biak Selatan, Kabupaten Biak Numfor, Minggu (31/3) subuh, melakukan pawai obor fajar Paskah serentak dalam rangka mengenang kebangkitan kematian Yesus Kristus.

Dari Biak wartawan Antara melaporkan kegiatan pawai fajar Paskah mulai pukul 04.00 WIT berlangsung serentak yang melibatkan berbagai unsur jemaat, di antaranya anak, remaja, persekutuan kaum bapak, serta persekutuan perempuan.

Sepanjang perjalanan pawai fajar Paskah, ribuan orang membawa  lampu obor api berjalan dengan tertib sepanjang jalan sambil menyanyikan lagu-lagu rohani sebagai penyemangat pawai berjalan bersama mengelilingi wilayah pelayanan jemaat gereja setempat.

Berbagai jemaat gereja mengelar pawai fajar Paskah, di antaranya Gereja Ebenz Haizer, Gereja GKI Maranatha, Gereja GKI Imanuel Agung Samofa, Gereja Efata Wafnor, Gereja Ruts Yenures, Gereja GKI Marthen Luther Mandala, dan Gereja GKI Silo Ambroben.
  
Sejumlah orang di antara jemaat gereja mengakui bahwa pawai fajar Paskah merupakan kegiatan religius keimanan bagi umat Kristiani karena mengajarkan peristiwa iman untuk mengenang  kebangkitan kematian Yesus Kristus.
    
Ia mengakui, setiap umat Kristiani yang teguh menjalakan ajaran Yesus Kristus, percaya dengan peristiwa kebangkitan kematian Yesus Kristus.

"Kebangkitan Yesus telah mengalahkan kuasa maut sehingga pengorbanan Yesus telah memberi kepastian bagi orang yang percaya, agar tidak binasa, tetapi memperoleh hidup yang kekal," katanya.

Makna Paskah lain, lanjut dia, yakni kebangkitan Yesus memberi damai sejahtera bagi orang yang percaya sehingga selalu ada rasa bahagia dan senantiasa mau memuji dan memuliakan Tuhan.

"Fajar Paskah selalu dimeriahkan umat Kristiani dengan mengelar pawai obor Paskah penuh sukacita dalam mengenang pertistiwa kebangkitan Yesus Kristus," ungkap Rional, jemaat gereja Kristiani setempat.

Hingga pukul 07.00 WIT, aktivitas warga Biak sekitarnya tampak normal meski jalan-jalan protokol, seperti Jalan Imam Bonjol, Jln. Sudirman, Jln. Pramuka, Jln. Sisinggamangaraja, dan Jln. Majapahit, tampak sepi dibandingkan dengan suasana pada hari biasa. Apalagi, setelah melakukan pawai fajar, sebagian warga bersiap melakukan ibadah Minggu pagi.

(http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/03/31/6/142644/Ribuan-Orang-Pawai-Fajar-Paskah)

Keputusan Komite Etik Jangan Munculkan Perpecahan Para Pimpinan KPK

Evaluasi Pemberantasan Korupsi
NTBNews - Jakarta, Anggota Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo, mengatakan  rencana KPK. Komite Etik KPK mengumumkan keputusan atas bocornya sprindik kasus Anas pekan ini diharapkan dapat  mendorong atau menciptakan soliditas atau kekompakan di antara pimpinan KPK.

"Keputusan komite etik harus dapat menghindari terjadinya gesekan atau bibit perpecahan di antara pimpinan KPK," ujar Soesatyo kepada Tribunnews.com, Sabtu (30/3/2013).

Dia meminta semua pihak terutama KPK mewaspadai upaya-upaya  pihak luar yang tidak menginginkan KPK kuat dengan  melakukan infiltrasi atau penyusupan kedalam dan kemudian memecah belah dengan berbagai intrik agar satu sama lain saling curiga dan saling menghancurkan.

"Yang paling penting kedepan adalah bagaimana aturan main  dan hukum ditegakkan tanpa mengesampingkan hak-hak individu dan azas praduga tak bersalah," ujarnya.

(http://www.tribunnews.com/2013/03/31/keputusan-komite-etik-jangan-munculkan-perpecahan-para-pimpinan-kpk)
Back Home
 
Pasang Iklan Murah

Hikmah

Inspirasi

Khazanah

Gallery

Video

Unik

Ragam

Tips

Wawasan